Emile Smith Rowe, Calon Pangeran Emirates yang Siap Ukir Tinta Emas

IDGooners.com – Mengukir tinta emas di sebuah klub top Eropa adalah perkara yang cukup sulit, namun hal tersebut tidak akan menghalangi langkah Emile Smith Rowe. Sulit bukan berarti mustahil, itulah yang hendak dibuktikan oleh pemuda asal Inggris tersebut.

Emile Smith Rowe merupakan putra asli London yang lahir di Croydon, London Selatan. Ia sempat mengikuti seleksi di akademi Chelsea namun berakhir dengan penolakan.

Tak patah arang, Smith Rowe kecil pun akhirnya memilih Arsenal sebagai tambatan hatinya yang baru. Bak gayung bersambut, akademi Arsenal menerimanya dengan suatu keyakinan besar.

Setelah masuk di akademi Arsenal, Smith Rowe dan keluarganya pun akhirnya pindah rumah ke London Utara. Di tempat inilah awal mimpi bocah yang mengidolai Kevin De Bruyne tersebut dimulai.

Talenta yang ia miliki benar-benar diasah di kawah candradimuka bernama Hale End. Ia kemudian tumbuh sebagai pemain yang memiliki kecerdasan dan dedikasi yang sangat luar biasa untuk timnya.

Awal karirnya ternyata tak berjalan mulus sesuai perkiraan. Sempat memukau saat menjalani pertandingan uji coba jelang bergulirnya musim 2018/2019, nyatanya Smith Rowe tak kunjung mendapat kesempatan.

Bahkan ia sempat mengalami cedera yang cukup panjang sebelum pada akhirnya dipinjamkan ke klub Bundesliga, RB Leipzig. Bersama Leipzig ia gagal berkembang lantaran kondisi fisiknya yang jauh dari kata ideal.

Peminjamannya ke Huddersfield pada pertengahan musim 2019/2020 menjadi titik balik karir seorang Smith Rowe. Selama masa peminjamannya, ia berhasil mencatatkan 2 gol dan 3 assist dalam 19 pertandingan.

Performnya terus meningkat dari pertandingan ke pertandingan, tak ayal membuat pelatih Mikel Arteta kepincut memulangkannya ke Emirates untuk musim 2020/2021.

Ternyata perjalanan Smith Rowe kembali menemui hambatan. Smith Rowe tak serta merta menjadi pilihan utama Arteta hingga akhirnya ia kembali terkapar akibat cedera kepala dan selangkangan.

Terpuruknya Arsenal hingga boxing day menjadi momentum titik balik bagi sang pemain. Miskin kreativitas di lini tengah, akhirnya Arteta memberanikan diri memainkan Smith Rowe yang minim pengalaman.

Smith Rowe jadi juru selamat Arsenal sejak Boxing Day (Sumber: Temtalk)

Hasilnya, Arsenal berhasil menumbangkan Chelsea di Emirates Stadium setelah sebelumnya mereka acap kali akrab dengan kekalahan. Sejak saat itu Smith Rowe selalu menjadi bagian penting dalam skema Arteta.

Hingga tulisan ini dibuat, Smith Rowe telah mencatatkan 32 penampilan dengan sumbangsih 4 gol dan 7 assist bersama the Gunners musim ini di semua ajang.

Penampilannya yang konsisten membuat pemain berusia 20 tahun ini mulai disandingkan dengan idolanya, Kevin De Bruyne. Dari sisi intelegensia dan efektivitas pergerakan ia memang sangat mirip dengan De Bruyne, namun dari sisi progresi bola sekilas mirip Jack Grealish.

Meski menjadikan Kevin De Bruyne sebagai role model permainannya, Smith Rowe diyakini bisa menyamai atau bahkan melebihi levelnya. Apalagi jika melihat kemampuannya dalam progresi bola, ia terlihat sebagai kombinasi antara De Bruyne dan Grealish.

Alhasil Smith Rowe tak mungkin akan menyandang gelar: skillfull but no vision, tetapi ia akan berpredikat sebagai pemain yang skillfull and vision. Berbekal skill dan visi, maka tak berlebihan jika para fans Arsenal berharap kelak Smith Rowe mampu menjadi pangeran Emirates yang siap ukir tinta emas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *